Tips Menulis Kreatif

(Menjadi kreatif adalah sukses)


Nah, Anda sekalian tahu? Apa rahasia orang sukses menulis?

Apa ya? Hmm, sebenarnya juga bukan Saya yang membuat teori ini, Saya hanya sekedar menemukan. ‘Nemu di mana?’ di buku sama blog orang. ‘Gimana caranya tuh?’ ya, kan Saya baca. ‘Jadi, apaan rahasianya?’ yang itu tadi. ‘Hah?’

Anda sekalian dapat menangkap maksud Saya? He....

Jadi rahasianya, ya itu! Di atas!

Seorang pembicara yang baik, adalah pendengar yang baik. Seorang guru yang baik, adalah murid yang baik. Seorang penyerang yang baik, adalah penangkis yang baik pula. Maka dari pada itu, ‘seorang penulis yang baik, adalah pembaca yang rajin’.

Why? Nande? Douste? Kenapa? Kunaon?

Karena, eh karena, menulis merupakan pekerjaan menuntut wawasan, kreativitas, dan keahlian. Dari tiga aspek tersebut, dua di antaranya bisa dilatih dengan cara berlatih (kata-kata yang membingungkan). Namun wawasan bukanlah suatu keterampilan, melainkan kepandaian. Yang hanya bisa dikembangkan dengan belajar, belajar, dan belajar.

Meskipun begitu, Saya sarankan, tambahlah wawasan dengan pengalaman. Maksudnya, jangan kebanyakan baca buku teori yang bikin kepala pusing. Karena Kita mesti melibatkan kedua belah otak Kita supaya optimal (baca: Kreasi dan Revisi, Nganan dan Ngiri).

‘Jadi, gimana dong cara menambah wawasan tanpa teori?’ ya itu tadi, baca. Baca apa aja! Majalah, artikel, opini, cerpen, novel, tutorial, ataupun berita. Dengan begitu, selain otak kiri menyimpan isi dan bahasa si tulisan, otak kanan juga menyimpan kesan dan kenangan saat Kita membaca si tulisan. Alhasil, ingatan akan lebih kuat, dan Kita pun tak terlalu terbebani dengan teori-teori yang singkat, padat, jelas, namun ‘musingin’. Kecuali... ada kecualinya nih! Kecuali jika Anda memang lebih suka dan ahli dalam bidang kiri. Ya silakan aja! Semua orang punya cara-caranya sendiri.

Nah! Karena tadi itu penjelasan cara kanan, sekarang Kita masuk ke penjelasan cara kiri.
Pikiran Kita terbagi menjadi dua bagian, yakni alam sadar dan alam bawah sadar. Dari beberapa aspek, banyak kalanya alam bawah sadar lebih unggul dari lawannya. 

Hang on that word,   berdasarkan fakta tersebut, saat Kita membaca sesuatu yang menghibur, maka secara tidak langsung Kita telah menembuskan si konten ke dalam alam bawah sadar Kita. Ini menyebabkan sebagian besar isi dari bacaan akan masuk mode otomatis.

Apa itu mode otomatis?

Mode otomatis (jangan cari di google! Sebab ini cuma istilah Saya doang :p) adalah saat otak mengeluarkan informasi ketika dibutuhkan. Jadi tidak perlu diingat-ingat lagi! Soalnya, alam bawah sadar akan me-request-kan informasi dari otak untuk Kita. Akhirnya, tulisan pun akan terus mengalir tanpa dicampur adukan dengan kegiatan mengingat.

Nah! Bagaimana? Tertarik? Mari Kita coba praktekan.
Previous
This is the oldest page
Thanks for your comment